Pages

Selasa, 27 Desember 2011

Experience a beginner in Master Forex.

What I want to express here is not because I send this paper for contest prizes, but this is an amazing (at least to me). I followed the training / introduction held by Master Forex Forex Representative of Sumatra on 14 and December 15, 2011 which was held in the Capital of the Province where I reside, is approximately 228km from my house .... after my training directly open a real account with a nominal $ 20 ... I began to practice the knowledge that I got the next day on December 16, 2011. Do you know until the day I made this paper (On December 27, 2011) provit I get is 400% more ... Oh yes .. one thing I forgot to say that I know forex for the first time is through Internet search engines namely Google, time I was determined, and prayed: 'Broker what first comes from my search results on google, that's what I learned broker ", the data on Master Forex is the largest emerging. ...And the result is extraordinary .. for a beginner, ..yeah ...and I hope in the near future I will be able to add a deposit to start as a professional trader .. God willing .. Thank you Master Forex .. hopefully forever ... Amiin

Senin, 19 Desember 2011

FOREX (BLO SABOH MATA PENG DENGAN SABOH MATA PENG YANG LAEN)

Bermain forex adalah memprediksikan suatu pair mata uang nilainya turun atau naik. Dari prediksi itu kita wujudkan dalam open position/trade. Dalam forex hanya ada 2 jenis open posisi. Yaitu

BELI/BUY/LONG : Memprediksikan nilai pair NAIK / BULLISH
JUAL/SELL/SHORT : Memprediksikan nilai pair TURUN / BEARISH
Mata uang didalam forex selalu berpasangan? EUR/USD, USD/JPY, GBP/JPY. Bagaimana cara membaca pasangan mata uang ini? Caranya sangat mudah:

Mata uang pertama adalah mata uang dasar (base currency)
Mata uang base currency nilainya selalu 1

Contoh :
USD/JPY . Berarti trader memiliki United States Dollar dan ingin menukarkannya
dengan Japanese Yen

USD/JPY=113.50. hal ini berarti untuk setiap US$1 yang diperdagangkan bernilai
113.50 Japanese Yen

Contoh transaksi:

Kita masuk di posisi BUY EUR/USD di 1.3000, setelah waktu tertentu
Kita CLOSE di 1.3075 maka Kita mendapatkan keuntungan 75 pip/point
Jika Kita CLOSE di 1.2925 maka Kita mengalami kerugian 75 pip

Lalu Kita masuk di posisi SELL GBP/USD di 1.400, setelah waktu tertentu
Kita CLOSE di 1.300 maka Kita mendapatkan keuntungan 100 pip/point
Jika Kita CLOSE di 1.550 maka Kita mengalami kerugian 150 pip

Andai Kita melihat dalam aplikasi maka :

Harga yang digunakan sewaktu OPEN BUY/LONG adalah harga beli (ASK) dan harga yang digunakan waktu Kita close/liquid adalah harga jual (BID)

Harga yang digunakan sewaktu OPEN SELL/SHORT adalah harga jual (BID) dan harga yang digunakan waktu Kita close/liquid adalah harga beli (ASK).

Cara menghitung keuntungan

Pergerakan satuan/harga terkecil didalam forex dihitung dalam satuan point/pip. Nilai dari setiap point ini bervariasi sesuai jenis pasangan mata uang (pair).

Jumlah contract size yang digunakan adalah dalam satuan lot, yaitu:
- Standard lot ($100.000)
- Mini lot ($10.000)
- Micro lot ($1000)

Untuk Direct Rates Pair
Direct rates pair adalah pair dengan USD sebagai akhiran(GBP/USD, EUR/USD, AUD/USD, dan NZD/USD), cara perhitungannya,

Profit / loss = (Harga Jual - Harga Beli) x contract size x lot

Contoh :
Buy 4 lot standard EUR/USD 1.2500 lalu Sell 4 lot standard EUR/USD 1.2570
Profit = (1.2570 - 1.2500) x 100.000 x 4
Profit = $2.800

Sell 1 lot standard GBP/USD 2.0010, Buy 1 lot standard GBP/USD 2.0000
Profit = (1.2010 - 1.2000) x 100.000 x 1
Profit = $100

Cara perhitungan untuk pair yang berakhiran USD yaitu :
keuntungan 1 point untuk 1 standard lot (100.000) adalah $10.
keuntungan 1 point untuk 1 lot mini (10.000) adalah $1
keuntungan 1 point untuk 1 micro lot (1.000) adalah $0.1

Untuk Indirect Rates Pair
Indirect rates pair adalah pair dengan USD sebagai awalan(USD/JPY, USD/CHF, dan USD/CAD)
Perhitungan profit/loss adalah sebagai berikut : Profit/loss = (Harga Jual - Harga Beli) / Harga Likuidasi x contract size x lot

Contoh :
Buy 1 lot standard USD/JPY 110.00
Sell 1 lot standard USD/JPY 110.05
Profit = (110.05 - 110.00) / 110.05 x 100.000 x 1 = $45.43

Mata uang Cross Rates
Pair yang tidak mengandung USD(GBP/JPY, EUR/JPY, AUD/JPY, EUR/GBP,dan GBP/CHF)
Perhitungan profit/loss adalah sebagai berikut :
Profit = (Harga Jual - Harga Beli) x Rate Base Currency Saat Ini / Rate Pair x contract size x lot

Contoh :
Sell 1 lot standart EUR/GBP pada harga 0.6760
(EUR/USD merupakan base currency dari EUR/GBP, karena bagian depan EUR /GBP adalah Base Currency)

Buy 1 lot standart EUR/GBP pada harga 0.6750 Rate EUR/USD : 1.1840
Profit = (0.6760 - 0.6750) x 1.1840 / 0.6750 x 100.000
Profit = $175,4

Margin dan Leverage
Istilah margin leverage dalam forex margin trading berarti jika ingin melakukan trading sebesar $10.000, anda tidak perlu menyediakan $10.000 tapi cukup menyediakan $100 ini berarti leverage 1:100. Sebagai dana jaminan kepada broker anda. Nilai leverage ini variatif biasanya dalam rasio 1:50, 1:100, dan 1:200 Jika Kita memiliki cash $1000 di broker yang memiliki Leverage 1:100. Artinya Kita dapat trading dengan jumlah hingga mendekati $100.000 (atau hampir 100X lipat modal kita). Hal ini juga berarti bahwa untuk menggunakan contract size $100.000.

Keuntungan dari leverage adalah dengan modal lebih kecil kita dapat bertrading dengan jumlah contract size / lot yang sama dengan jika kita tidak menggunakan Leverage. Atau dapat dikatakan, dengan modal yang sama besar, kita dapat menggunakan contract size lebih besar daripada tidak menggunakan Leverage. Maka dengan modal sama, kita

memiliki peluang mendapatkan profit per pip yang lebih besar.

Senin, 25 April 2011

SANGAT BUTUH KEPADA ALLAH

Di saat kesulitan melanda, di saat hati telah merasa putus asa, yang diharap hanyalah pertolongan Allah. Hamba hanyalah seorang yang fakir. Sedangkan Allah adalah Al Ghoniy, Yang Maha Kaya, yang tidak butuh pada segala sesuatu. Bahkan Allah-lah tempat bergantung seluruh makhluk.

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ

“Hai manusia, kamulah yang sangat butuh kepada Allah; dan Allah Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.” (QS. Fathir: 15)

Dalam ayat yang mulia ini, Allah Ta’ala menerangkan bahwa Dia itu Maha Kaya, tidak butuh sama sekali pada selain Dia. Bahkan seluruh makhluklah yang sangat butuh pada-Nya. Seluruh makhluk-lah yang merendahkan diri di hadapan-Nya.[1]

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Seluruh makhluk amat butuh pada Allah dalam setiap aktivitasnya, bahkan dalam diam mereka sekali pun. Secara dzat, Allah sungguh tidak butuh pada mereka. Oleh karena itu, Allah katakan bahwa Dialah yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji, yaitu Allah-lah yang bersendirian, tidak butuh pada makhluk-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Allah sungguh Maha Terpuji pada apa yang Dia perbuat dan katakan, juga pada apa yang Dia takdirkan dan syari’atkan.”[2]

Seluruh makhluk sungguh sangat butuh pada Allah dalam berbagai hal.

Makhluk masih bisa terus hidup, itu karena karunia Allah.

Anggota badan mereka begitu kuat untuk menjalani aktivitas, itu pun karena pemberian Allah.

Mereka bisa mendapatkan makanan, rizki, nikmat lahir dan batin, itu pun karena kebaikan yang Allah beri.

Mereka bisa selamat dari berbagai musibah, kesulitan dan kesengsaraan, itu pun karena Allah yang menghilangkan itu semua.

Allah-lah yang memberikan mereka petunjuk dengan berbagai hal sehingga mereka pun bisa selamat.

Jadi, makhluk amatlah butuh pada Allah dalam penghambaan kepada-Nya, cinta kepada-Nya, ibadah kepada-Nya, dan mengikhlaskan ibadah kepada-Nya. Seandainya mereka tidak melakukan penghambaan semacam ini, niscaya mereka akan hancur, serta ruh, hati, dan kondisi mereka pun akan binasa. [3]

Di antara bentuk ghina Allah (tidak butuh pada makluk-Nya) adalah Allah tidak butuh pada ketaatan yang dilakukan oleh orang yang taat. Tidak memudhorotkan Allah sama sekali jika hamba berbuat maksiat. Jika seluruh makhluk yang ada di muka bumi ini beriman, tidak akan menambah kerajaan-Nya sedikit pun juga. Begitu pula jika seluruh makhluk yang ada di muka bumi kafir, tidak pula mengurangi kerajaan-Nya sedikit pun.

Allah Ta’ala berfirman,

وَمَنْ شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّي غَنِيٌّ كَرِيمٌ

“Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya Dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendir. Dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Rabbku Maha Kaya lagi Maha Mulia.” (QS. An Naml: 40)

وَمَنْ جَاهَدَ فَإِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهِ إِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

“Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Al ‘Ankabut: 6)

فَكَفَرُوا وَتَوَلَّوْا وَاسْتَغْنَى اللَّهُ وَاللَّهُ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

“Lalu mereka ingkar dan berpaling; dan Allah tidak memerlukan (mereka). Dan Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS. At Taghobun: 6)

إِنْ تَكْفُرُوا أَنْتُمْ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا فَإِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ حَمِيدٌ

“Jika kamu dan orang-orang yang ada di muka bumi semuanya mengingkari (nikmat Allah) Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS. Ibrahim: 8)

Dalam hadits qudsi, Allah Ta’ala berfirman,

يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَتْقَى قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مِنْكُمْ مَا زَادَ ذَلِكَ فِى مُلْكِى شَيْئًا يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَفْجَرِ قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِنْ مُلْكِى شَيْئًا

“Wahai hamba-Ku, kalau orang-orang terdahulu dan yang terakhir di antara kalian, sekalian manusia dan jin, mereka itu bertaqwa seperti orang yang paling bertaqwa di antara kalian, tidak akan menambah kekuasaan-Ku sedikit pun. Jika orang-orang yang terdahulu dan yang terakhir di antara kalian, sekalian manusia dan jin, mereka itu berhati jahat seperti orang yang paling jahat di antara kalian, tidak akan mengurangi kekuasaan-Ku sedikit pun juga.” (HR. Muslim no. 2577)

Di antara bentuk ghina Allah (tidak butuh-Nya Allah pada segala sesuatu) adalah Allah tidak butuh pada infak dari orang yang berinfak dan begitu pula Allah tidak mendapatkan bahaya jika ada orang yang pelit. Allah Ta’ala berfirman,

وَمَنْ يَبْخَلْ فَإِنَّمَا يَبْخَلُ عَنْ نَفْسِهِ وَاللَّهُ الْغَنِيُّ وَأَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ

“Dan siapa yang kikir, sesungguhnya Dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang butuh (kepada-Nya).” (QS. Muhammad: 38)

Di antara bentuk ghina Allah (tidak butuh-Nya Allah pada segala sesuatu) adalah terbebasnya Allah dari berbagai ‘aib dan kekurangan. Barangsiapa yang menetapkan sifat tidak sempurna bagi Allah, maka itu berarti telah mencacati sifat ghina Allah. Allah Ta’ala berfirman,

قَالُوا اتَّخَذَ اللَّهُ وَلَدًا سُبْحَانَهُ هُوَ الْغَنِيُّ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ

“Mereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani) berkata: "Allah mempuyai anak". Maha suci Allah; Dia-lah yang Maha Kaya; Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang di bumi.” (QS. Yunus: 68)

Tidak ada yang sebanding dengan Allah dan tidak pula yang jadi tandingan bagi-Nya. Itulah bentuk ghina Allah yang lain. Lantas bagaimana seseorang menyamakan makhluk yang fakir dengan Allah. Bagaimana mungkin Allah yang ghoni Yang Maha Kaya disamakan dengan hamba. Allah Ta’ala berfirman,

لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ قُلْ فَمَنْ يَمْلِكُ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا إِنْ أَرَادَ أَنْ يُهْلِكَ الْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَأُمَّهُ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al masih putera Maryam". Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?". Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al Maidah: 17)

Di antara bentuk ghina Allah (tidak butuh-Nya Allah pada segala sesuatu) adalah hamba-Nya amat butuh berdoa pada-Nya setiap saat. Allah pun berjanji untuk mengabulkannya. Allah pun memerintahkan hamba-Nya untuk beribadah dan Allah janji akan memberikan ganjaran.

Barangsiapa yang mengetahui Allah memiliki sifat ghina (tidak butuh pada segala sesuatu selain Dia), maka ia akan mengenali dirinya yang fakir dan benar-benar butuh pada Allah. Jika hamba telah mengetahui bahwa ia sangat fakir dan sangat butuh pada Allah, itu adalah tanda bahagia untuknya di dunia dan akhirat.[4]

Moga pelajaran ini bermanfaat dan membuahkan penyejuk hati bagi pembaca sekalian.

Wallahu waliyyyut taufiq.



Panggang-Gunung Kidul, 22 Jumadal Ula 1432 H (25/04/2011)

www.rumaysho.com